
Kupu-kupu ciptaan Maha Seniman

Experimental Photos

Hutang yang Belum Terbayar

Gaji wartawan cuma 300ribu

Ekonomi global sekarang sedang sakit. Banyak ahli
ekonomi menyebut ekonomi sekarang bisa lebih
parah dari resesi tahun 30an. Saya sebagai orang
awam hanya bisa memberikan opini sebatas
pengetahuan saya yang sempit saja.
98
Mengapa ekonomi dunia begitu tergantung pada Amerika?
Amerika mengalami resesi negara-negara lain pun ikut
menikmati imbasnya, termasuk negara kita yang tercinta.
Padahal negara kita belum sembuh dari sakitnya sejak resesi akhir 97.
Tahun 98 saya sudah kelas tiga smp. Kejadian yang begitu revolusioner
bagi hidup saya. Tapi mungkin bukan saya seorang saja. Berawal dari
resesi khususnya yang menyerang daerah Asia(kalau saya tidak salah)
melebar kearah anarki yang memakan banyak korban jiwa dan harta.
Rasa kesal yang dasyat dari rakyat Indonesia waktu itu bukan
hanya karena disebabkan himpitan ekonomi yang sangat mencekik
dan membuat kaget sebagai contoh inilah harga asal sebelum resesi: Rp.2500 = 1$
,satu pisang goring = Rp.50 Premium tadinya Rp600 menjadi naik entah
berapa lupa lagi.
Berbagai solusi dicetuskan baik dalam maupun luar negeri (Si Pintar IMF)
yang tidak menghasilkan apa-apa selain dari keadaan ekonomi yang terus
memburuk dan tentu saja hutang turunan pada rakyat g*b*k (ya iya lah di-
sebut demikian karena kita semua hanya bisa pasrah. Orang kaya disuruh
mengumpulkan emas eh masih krisis juga(emasnya gak tahu kemana),
Bank-bank disuruh disuntik dana (eh dananya malah dibawa kabur dan
Jadilah kasus heboh Artalyta sekarang sedangkan Big Bosnya masih
santai saja).
Rakyat berang! Berang terhadap Peminpin negara yang tidak bisa
mengendalikan situasi sulit. Kesal bercampur dendam. Dendam terhadap
perlakuan Peminpin yang mungkin terlalu suka ‘menghukum’
pengkritiknya tanpa alasan yang jelas.
Rusuh........Rusuh.........................................Rusuhhhhhhhhhhhhh
Semua hancur. Tapi Alhamdullilah situasi tidak memburuk secara
Berkepanjangan.
Sesama Rakyat Dilarang Saling Menyakiti
Selain Tuhan siapa lagi yang bisa menyayangi kalau bukan sesama rakyat
Peta di atas adalah peta negara Uni Soviet (USSR). Negara ini sekarang sudah tidak ada, terpecah menjadi beberapa negara, seperti: Georgia, Kroasia, Kazakstan, dll.
Uni Soviet ini berlandaskan komunis dan merupakan lawan sepadan Amerika pada waktu itu. Dengan wilayah daratan yang sangat luas, persenjataan yang canggih dan lengkap hampir mustahil untuk menyerang negara ini.
Perang antara Amerika dan Soviet hanya pernag dingin
Komunis sering membawa isu tentang ketidakadilan khususnya petani dan buruh. Lahan-lahan dikuasai oleh pihak selain negara dapat menimbulkan ketimpangandan kecemburuan sosial.Sedangkan Amerika membawa isu-isu tentang pentingnya kebebasan untuk menentukan pilihannya sendiri. “Komunis sering disebut pengaruh yang penuh pemaksaan menghalalkan segala cara “, kaum democrat berkata.”Demokrasi hanya menghasilkan ketidakadilan khususnya kaum petani dan buruh”.
Mereka (Uni Soviet dan Amerika Serikat-red) sering memperebutkan pengaruhnya di suatu negara. Dan tidak segan untuk mempersenjatai pihak-pihak yang di dukungnya,
Seperti: perang di Vietnam, atau perang di Afganistan(banyak pihak Mujahidin yang
Menyangkal tuduhan ini).
Pada akhir tahun 80an terjadi Perang di Afganistan (sebelum di invasi oleh Amerika) adalah perang antara Mujahidin pejuang Islam) di Afganistan yang mempertahankan
(wilayah dan keyakinannya melawan UniSoviet yang mungkin sangat menginginkan tambahan rekenig wilayah dan membawa pengaruhnya yang tidak mempercai Tuhan itu. Uni Soviet mengerahkan segala jenis peralatan militernya yang sangat canggih melawan Mujahidin yag berbekal Keyakinan pada Allah, senjata sederhana, dan bukit-bukit. Uni Soviet sering mengami kekalahan, peralatan canggih hanya meghabiskan dana berjuta-juta dollar saja. Sampai akhirnya mengalami kebangkrutan yang dasyat, bukan hanya dari segi financial saja akan tetapi sampai negara-negara bagiannya yang memisahkan diri
Nah bagaimana dengan nasib Amerika sekarang?
Silahkan Edit,Komentar, Kritik karena artikel ini masih banyak kekurangannya.